Genjot Pengembangan Pariwisata, Pemkab SBT Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata

Bula,- Tata kelola destinasi pariwisa adalah pengelolaan destinasi pariwisata yang terstruktur dan sinergis yang mencakup fungsi koordinasi, perencanaan, implementasi dan pengendalian organisasi destinasi secara inovatif dan sistematik.
Dalam upaya meningkatkan tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten SBT menggelar kegiatan Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Pelatihan Pemandu Wisata Budaya Kuliner yang dibuka secara resmi oleh Asisten III Bupati SBT M Saleh Rumakway, bertempat di Lantai II Swalayan Winkel Kota Bula, Jumat (30/8/2019).
Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari (30-31 Agustus 2019) dengan metode pelatihan yang berupa teori, praktek visitasi dan dan evaluasi. Sementara peserta kegiatan terdiri dari pelaku usaha, pengelola objek wisata, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, OPD terkait, penjual kuliner lokal, HPI dan kelompok organisasi wanita. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Provinsi Maluku Katerina. C Huwae Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industry Pariwisata  Provinsi Maluku dan Theodora Lima Matrutty yang merupakan praktisi pariwisata sekaligus Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Universitas Pattimura.
Ketua Panitia Kegiatan Wahab Rumakat dalam laporanya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan lagi pengelolaan di objek-objek wisata yang ada dengan harapan dapat meningkatkan angka kunjungan.

Rumakat, yang juga Kepala Seksi SDM Dinas  Pariwisata  Kabupaten SBT itu menambahkan, Kegiatan tersebut memberikan pemahaman keterampilan pola pikir tingkah laku kepada masyarakat dalam konteks sapta pesona.
“Kegiatan ini memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan kepada peserta pelatihan agar mampu mengembangkan kemampuan SDM pariwisata dengan baik dan professional serta dapat meningkatkan daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Ita Wotu Nusa ini,” pungkasnya.
Sementara Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas dalam sambutanya yang diwakili Asisten III Bupati M Saleh Rumakway dalam sambutanya menyampaikan, “Atas nama pemerintah daerah saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang sungguh atas terlaksanaya kegiatan ini,” kata Bupati dalam sambutan yang di bacakan Rumakway.
Selain itu, Pemerintah daerah dalam melakukan kegiatan tata kelola destinasi pariwisata bagi masyarakat dilakukan untuk menjawab tantangan global pembangunan kepariwisataan, pengembangan sumber daya manusia harus ditekankan pada penguasaan kompetensi yang terfokus pada suatu bidang tertentu.
“Kegiatan ini pada giliranya akan mampu meningkatka daya saing di Kabupaten SBT, lewat pelatihan tata kelola destinasi pariwisata ini merupakan hal yang sangat di butuhkan oleh pengelola objek wisata,” tutur Rumakway membacakan sambutan Bupati.
Dikatakannya, Pengelola objek harus menerapkan sapta pesona agar memunculkan animo yang baik dari pengunjung yang datang ke destinasi hal ini akan memberikan keuntungan untuk promosi bagi kita.
“Karena dengan promosi lisan akan lebih meyakinkan pengunjung untuk datang ke destinasi yang kita miliki,” cetus Rumakway.
Diharapkanya, melalui kegitan tersebut dapat meningkatkan keterampilan serta kemampuan keanekaragaman kuliner sehingga dapat menjadi mandiri dan maju dalam pengembangan usaha kuliner yang ditekuni.
“Saya berharap semua stakeholder memikirkan dan memahami ilmu yang didapatkan hari ini untuk mendapatkan hal positif bagi Kabupaten SBT menjadi salah satu tujuan wisata,” pungkas Rumakway mengakhiri sambutan Bupati. Sof|Editor Baim Rumadaul**
sumber : http://kabarterkini.news
Label:
Reaksi:

Posting Komentar

Assalamualaikum

Saya ardiyanto kelian putra asal gorom yang beegerak dan bekerja di bidang pariwisata di bali dan juga salah satu yang mempromosikan aset pariwisata Indonesia timur di mata nasional maupun internasiona dengan prnguusaan maupun pengetahuan di bidang pariwisata sudah cukup mumpuni dan saya bekerja di hotel ST.REGIS bali sebagai seorang konsultan ingin menyampaikan bahwa pimbinaan ini masih terlalu sedikit dan msh terlalu minim dan hal ini blm bisa menjadi ilmu untuk pelaku penggerak pariwisata kabupaten sbt untuk bersaing d nasitional padahal deng sektor pariwisata yang ada di serambagian timur sendiri sangat luar biasa hebat dan tidak kalah dengan yang ada di bali dan sebagai seorang yang terjun langsung ke bidang pariwisata telah melihat dan menganalisa bahwah yang paling di cari oleh turis lokal maupun manca negara semuanya ada di Seram Bagian Timur tapi kenapa hal ini belum menjadi sebuah aset yang menghasilkan ini yg mnjadi pertanyaan,,,?

Kalau menurut saya hal ini d sebabkan oleh pengetahuan dan ilmu di bidang periwisata yang sama sekali belum mumpuni serta promosi pariwisata yang sangat2 kurang dan di tmbah lagi deng mendatangkan atau memilih mentor atau mengadakan seminar dan pelatihan yang salah dan bukan ahli di bidangnya sehingga bukan nya membekali para pelaku pariwisata dengan pengetahuan di dunia bariwisata malah justru membekali pelaku usaha untuk mengembangkan usaha personal yg hasilnya akan di nikmati sendiri, hal ini sangat d sayangkan

Kalau di ijinkan saya mampu mengadakan seminar dan saya juga memiliki beberapa teman yang memang ahli dan sudah mebgajar di beberapa daerah d indonesia dan manca negara dan saya bisa mendatangkan mereka untuk mengadakan seminar pelatihan dan pembagunan serta promosi sektor pariwisata di seram bagian timur

Hortamt saya Ardiyanto Kelian

Assalamualaikum

Saya ardiyanto kelian putra asal gorom yang beegerak dan bekerja di bidang pariwisata di bali dan juga salah satu yang mempromosikan aset pariwisata Indonesia timur di mata nasional maupun internasiona dengan prnguusaan maupun pengetahuan di bidang pariwisata sudah cukup mumpuni dan saya bekerja di hotel ST.REGIS bali sebagai seorang konsultan ingin menyampaikan bahwa pimbinaan ini masih terlalu sedikit dan msh terlalu minim dan hal ini blm bisa menjadi ilmu untuk pelaku penggerak pariwisata kabupaten sbt untuk bersaing d nasitional padahal deng sektor pariwisata yang ada di serambagian timur sendiri sangat luar biasa hebat dan tidak kalah dengan yang ada di bali dan sebagai seorang yang terjun langsung ke bidang pariwisata telah melihat dan menganalisa bahwah yang paling di cari oleh turis lokal maupun manca negara semuanya ada di Seram Bagian Timur tapi kenapa hal ini belum menjadi sebuah aset yang menghasilkan ini yg mnjadi pertanyaan,,,?

Kalau menurut saya hal ini d sebabkan oleh pengetahuan dan ilmu di bidang periwisata yang sama sekali belum mumpuni serta promosi pariwisata yang sangat2 kurang dan di tmbah lagi deng mendatangkan atau memilih mentor atau mengadakan seminar dan pelatihan yang salah dan bukan ahli di bidangnya sehingga bukan nya membekali para pelaku pariwisata dengan pengetahuan di dunia bariwisata malah justru membekali pelaku usaha untuk mengembangkan usaha personal yg hasilnya akan di nikmati sendiri, hal ini sangat d sayangkan

Kalau di ijinkan saya mampu mengadakan seminar dan saya juga memiliki beberapa teman yang memang ahli dan sudah mebgajar di beberapa daerah d indonesia dan manca negara dan saya bisa mendatangkan mereka untuk mengadakan seminar pelatihan dan pembagunan serta promosi sektor pariwisata di seram bagian timur

Hortamt saya Ardiyanto Kelian

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget